Lompat ke konten
Ryan Riandi

Tentang

12 tahun di industri software.

Saya mulai bekerja di bidang IT pada 2014 sebagai web developer. Beberapa tahun berikutnya peran saya bergeser ke sisi perencanaan, dan sekarang saya mengurus operasional delivery di sebuah software house.

Pergeseran itu terjadi karena satu pola yang berulang. Proyek yang bermasalah biasanya sudah bermasalah sebelum baris kode pertama ditulis. Kebutuhannya tidak pernah ditanyakan langsung ke staf yang menjalankan prosesnya. Asumsi tidak dituliskan, lalu ketahuan berbeda di bulan ketiga. Fitur yang disepakati di rapat ternyata tidak dipakai setelah rilis.

Pekerjaan saya sekarang berada di tahap sebelum itu semua terjadi: menyusun dokumen kebutuhan, memeriksa sistem calon klien sebelum penawaran dibuat, menghitung estimasi tenaga kerja per peran, dan memastikan hasil akhirnya sesuai dengan yang dijanjikan. Saya masih membaca kode dan masih membangun sendiri di proyek pribadi, dan itu yang menjaga estimasi saya tetap realistis.

Kenapa membuka pekerjaan di luar kantor

Perusahaan kecil dan menengah sering tahu bahwa ada yang perlu dibenahi, tapi belum sampai pada tahap bisa menyusun kerangka acuan atau memilih vendor. Pada tahap itu yang mereka butuhkan adalah orang yang paham teknologi dan sedang tidak menjual apa pun.

Pekerjaan seperti itu terlalu kecil untuk masuk ke pipeline software house, padahal dampaknya besar bagi yang membutuhkan.

Prinsip kerja

  • Lingkup ditulis sebelum pengerjaan dimulai. Supaya kedua pihak tahu persis apa yang disepakati. Perubahan tetap bisa dilakukan, tapi dicatat dan disetujui bersama.
  • Estimasi disampaikan apa adanya. Termasuk kalau angkanya di atas perkiraan Anda, dan termasuk kalau sebagian kebutuhan sebaiknya tidak dibangun.
  • Dokumentasi ikut diserahkan. Kode, dokumentasi teknis, dan panduan operasional diserahkan lengkap supaya Anda bisa melanjutkan dengan tim atau vendor mana pun.

Yang tidak saya ambil

Lebih baik menyebutkan batasan di awal daripada mengecewakan di tengah jalan. Berikut jenis pekerjaan yang biasanya saya tolak:

  • Pekerjaan tanpa lingkup tertulis.
  • Proyek yang menuntut kehadiran penuh di jam kerja kantor.
  • Desain grafis, branding, dan produksi konten. Saya merancang antarmuka, tapi bukan itu keahlian utama saya.
  • Perbaikan darurat pada sistem yang belum pernah saya pelajari.

Kalau kebutuhan Anda termasuk di daftar itu, saya bisa bantu carikan orang yang lebih tepat.

Mari diskusikan kebutuhan Anda.

Cukup ceritakan masalahnya, belum perlu tahu solusinya. Obrolan awal tanpa biaya dan tanpa kewajiban.

Saya bekerja penuh waktu di sebuah software house, jadi proyek luar saya ambil dengan lingkup dan jadwal yang disepakati di awal. Balasan biasanya masuk dalam satu hari kerja.